Tuesday, January 22, 2013

Kesah Laptop Yang Rusak


Sedikit berbagi cerita  moga-moga bermanfaat bagi pengunjung :),
Beberapa bulan yang lalu laptop yang penulis gunakan menimbulkan gejala-gejala aneh, yaitu laptop  frezee, restart pada saat menjalankan sistem operasi windows bawaan dan  sistem operasi linux yang terpasang , selalu restart sesaat setelah menampilkan grub menu, hal yang sama juga terjadi pada LiveCD Linux yang dicoba baik melalui media optical disc dan usb flashdisk, laptop itu sendiri tergolong laptop jadul yang dalam beroperasi selalu membutuhkan colokan listrik, *baterai rusak

Setelah memastikan tidak ada masalah dengan memory (ram) dan harddisk pada laptop, menggunakan PC penulis berselancar ria bertanya pada mbah google dannnn akhirnya menemukan solusinya, sistem operasi yang tertanam pada laptop dapat digunakan kembali, untuk sistem windows dapat diakali dengan masuk kesafe mode dan disable multi processor


Untuk sistem Linux dapat diakali dengan menambahkan noapic dan nolapic pada grub menu, konsekuensi dari menggunakan opsi tersebut adalah prosesor yang tadinya terbaca dua (dual core) menjadi single core, tak apalah setidaknya laptop dapat digunakan untuk proses unduh-mengunduh kembali :p,

Sesaat senang merasa menang seperti difilem-filem menjadi berubah ngenes kembali setelah beberapa hari kemudian gejala yang sama muncul kembali :( , daripada mengira-ngira bagian apa yang rusak kali ini penulis berinisiatif membawanya pada manusia yang lebih berkompeten (baca tukang service laptop), dugaan penulis benar setelah diperiksa ternyata motherboard laptop rusak, petugas service menyarankan untuk mereplace motherboard, karena laptop ini tergolong jadul dan biaya ganti motherboard yang lumayan, penulis memilih untuk membawanya  pulang kembali, *lebih baik duitnya ditabung :p

Kembali pada mbah google setelah membaca beberapa kasus yang pernah dialami oleh netter lainnya, akhirnya penulis menemukan pencerahan kemungkinan komponen yang rusak adalah kapasitor proadlizer Nec Tokin OE128 yang tepat berada dibalik (sisi lain) tempat processor bercokol, tanpa melakukan pengecekan lanjut menggunakan alat ukur multimeter/avometer penulis memutuskan untuk mereplace Nec Tokin OE128 *gegabah

Setelah mencari ditoko elektronik dikota tempat tinggal penulis dan tidak menemukan komponen tersebut, karena tidak terlalu urgent dan sedang malas memesan komponen tersebut secara langusng dari luar kota melalui juragan-juragan diforum jual beli. dengan sedikit receh yang ada direkening paypal, penulis memutuskan untuk mencari komponen tersebut pada situs belanja online ebay, berkeliling mencari penjual (seller) yang bermutu (baca murah dan terpercaya) akhirnya penulis menemukannya,, lumayan murah dan free shipping lagi hehehe,, penjualnya berada di Honkong transaksi dimulai dan satu hari kemudian penjual memberikan konfirmasi barang telah dikirim, karena menggunakan jasa free shipping otomatis  penulis tidak mendapatkan nomor pengiriman semacam resi dari penjual barang yang berarti perjalanan barang tidak dapat dilacak. 

Setelah menunggu kurang lebih sebulan, barang datang diantar oleh petugas kantor pos langsung sampai depan rumah tanpa biaya,,,, *Terima kasih Pak Pos... :*  .Berdasarkan pengalaman, waktu pengiriman barang dari luar Indonesia yang mencapai 1 bulan wajar karena menggunakan jasa pengiriman gratis yang ditawarkan oleh penjual, ditambah kota tujuan pengiriman tempat penulis tinggal, merupakan kota kecil  (Balikpapan)


10 biji Nec Tokin OE 128
Setelah komponen yang dibutuhkan telah tersedia tinggal menyediakan peralatan tempur, kawat timah, solder dan kawan-kawannya,

Dengan sedikit ilmu solder menyolder yang pernah diajarkan oleh kawan, penulis melakukan pergantian komponen ,,, untuk melepaskan komponen lama penulis menggunakan pisau cutter dan tank penjepit,
kapasitor proadlizer Nec Tokin OE128 merupakan kapasitor jenis polar (memiliki kutub) , pada saat proses pemasangan harus memperhatikan arah kutub (+) (-),

Amatiran solderan gak rapi :D
Karena menggunakan solder biasa bukan Hot air gun (solder uap), dalam proses penyoderan komponen penulis menggunakan bantuan kabel tembaga tunggal, seperti pada gambar diatas,


Setelah proses pemasangan komponen selesai, dengan mengucapkan basmalah, penulis menekan tombol ON dan Alhamdulillah ,sistem operasi Linux yang  ada pada laptop dapat diboot kembali, dan setelah diuji untuk unduh mengunduh 2x24 jam,, Alhamdulillah laptop tidak ada masalah dan dapat berjalan dengan power dari adaptor sampai saat ini :D,,

2 comments:

  1. Mas, kebetulan saya juga punya masalah yang sama dan sekarang posisi di balikpapan.
    Mas ada IC NEC TOKIN spare ga? kalau ada saya minat mau beli dari mas.
    tolong hubungi saya via jihadlupianardhi@gmail.com ya.
    terimakasih sebelumnya

    ReplyDelete
  2. Asslmkm mas,sy budi dr NTB ,sy punya kendala dgn laptop sy seperti sampean,apakah sy bs mendapatkn Nec tokin dari sampen? tlg infonya thejawir@gmail.com

    trims ,maturnuwun..

    ReplyDelete