Tuesday, September 25, 2012

Contoh : Aplikasi Linux Portable 32Bit & 64Bit

Berbeda dengan metode pemasangan distribusi linux yang tidak menggunakan LiveCD installer seperti Fedora-16-i386-DVD.iso yang pada saat proses pemasangan memberikan opsi untuk memilih paket dan pustaka apa saja yang akan dipasang, sehingga hasil akhir dari installasi bisa berbeda antara pengguna satu dengan pengguna lainnya. Linux berbasis LiveCD tidak memberikan opsi tersebut, sehingga dapat dipastikan pengguna yang mengunduh dan menggunakan image LiveCD yang sama sebagai contoh Fedora-16-i686-Live-Desktop.iso ketika selesai proses pemasangan akan mendapatkan sistem Fedora 16 clean install yang berisi pustaka dan aplikasi yang sama dengan seluruh pengguna yang mengguna image LiveCD yang sama. Teyusssss apa hubunganya dengan aplikasi linux portable :-/...??

Opsi untuk menentukan paket apa saja yang akan dipasang pada sistem
Anaconda Installer - CentOS
Disadari atau tidak, penggunaan Distribusi LiveCD yang menyediakan installer telah mengadakan sebuah standarisasi pustaka dan aplikasi bawaan apa saya, yang wajib ada pada sebuah distribusi GNU/Linux "standar desktop", Sebagai contoh pada umumnya sebuah distribusi Linux LiveCD modern sekarang akan membawa paket-paket aplikasi yang terdiri dari sebuah lingkungan desktop, sebuah browser, terminal-emulator, editor text berbasis gui, peralatan konfigurasi sistem standar, peralatan managemen paket perangkat lunak, dan lain-lain, dimana tujuan dari pemaketan standar aplikasi tersebut+kernel Linux (LiveCD) adalah untuk memudahkan pengguna yang ingin mendapatkan sebuah sistem operasi desktop berbasis kernel Linux yang siap pakai dengan mudah dan cepat.

Selain hal tersebuat maraknya Distribusi Linux berbasi LiveCD juga memudahkan seorang pengguna dalam mngemas sebuah aplikasi menjadi portable, karena dengan hal tersebut pengguna dapat menentukan pustaka (library)  apa saya yang harus dimasukkan kedalam aplikasi portable agar aplikasi portable yang dibuat dapat berjalan dengan baik pada sistem yang ditentukan, karena tanpa hal tersebut pembuat aplikasi linux portable akan kesulitan dalam hal mengetahui pustaka apa saja yang telah terdapat pada sistem pengguna, yang berakibat semakin besarnya ukuran aplikasi linux portable karena mengikut sertakan pustaka yang tidak perlu, atau malah aplikasi portable yang dibuat tidak dapat berjalan, karena tidak mengikut sertakan pustaka yang dibutuhkan. Berikut adalah contoh aplikasi portable yang telah diuji dapat berjalan dengan baik pada beberapa sistem operasi linux.

Download Mozilla Firefox 15 With Flashplayer Portable,

MFF 15 with Flashplayer 32 bit x86
MFF 15 with Flashplayer 64 bit x86_64

Dengan menggunakan Mozilla Firefox 15 portable diatas, browser langsung dapat digunakan membuka website yang membutuhkan plugins Adobe Flashplayer seperti yotube.com tanpa memasang plugins terlebih dahulu, demonstrasinya dapat dilihat pada video berikut,

  

Pada video diatas, sebagai pembanding sebelum menjalankan Firefox portable,  terlebih dahulu dijalankan browser Firefox bawaan distribusi Linux bersangkutan yang tidak dapat menampilkan video di youtube, pengujian dilakukan menggunakan Distribusi GNU/Linux LiveCD : OpenSuses 12.2, Ubuntu 12.10 beta 1 dan Fedora 18 Alpha 1, sebelumnya aplikasi portable yang akan diuji dalam hal ini Mozilla Firefox+Flash player diletakkan dishare folder yang dapat diakses oleh sistem operasi tamu melalui jaringan.

Pengujian juga dilakukan pada sistem operasi Ubuntu 12.04 LTS yang terpasang pada sistem dan Fedora 17 yang telah terpasang pada sistem,.

Cara menggunakan Offline installer :
ekstrak arsip (tar.bz2) MFF 15 portable yang telah diunduh, kemudian berikan hak akses ekseskusi pada binary file gunakan perintah chmod +x pada terminal atau melalui properties ditab permissions pada file manager


Semoga Bermanfaat :)


No comments:

Post a Comment