Tuesday, May 10, 2011

Mengenal K12Linux F10 LTSP (Linux Terminal Server Project)


K12Linux adalah Linux Terminal Server Project (LTSP) yang telah terintegrasi dengan sistem operasi GNU/Linux Fedora 10 Live, yang dapat berjalan secara LiveUSB atau Live DVD. dengan menggunakan K12Linux F10 kita dapat membuat sebuah LTSP server yang bersifat portable dimana kita tidak diharuskan  untuk menginstallnya di harddisk sistem komputer yang ingin kita jadikan LTSP server tetapi melalui removable disk. Sama dengan Fedora pengembangan dari K12Linux juga disponsori oleh RedHat.

Spesifikasi teknis K12Linux  F10 LTSP :
  • Kernel 2.6.27 (Basis Fedora 10)
  • Desktop Gnome 2.24.3
  • Gimp 2.64
  • Pidgin
  • Mozilla Firefox 3.05
  • Abiword
  • Evolution
  • Transmission BitTorrent Client
Mencoba K12Linux F10
Untuk mencoba K12Linux LTSP, sediakan flashdisk dengan ruang bebas 1GB, download image K12Linux dibawah ini
Download K12LTSP :

Perlu diketahui sebenarnya cara yang akan saya jelaskan disini sudah disertakan di dalam image K12Linux F10, diletakkan sebagai shortcut didesktop K12Linux F10 dengan nama k12linux-quick-start-guide.
Disini saya akan menggunakan sebuah Personal komputer yang akan saya gunakan sebagai LTSP server dengan spesifikasi sebagai berikut :
  • AMD Athlon Prosesor
  • RAM 1 GB
  • VGA Card Onboard
  • 1 Buah NIC  PCI Fast Ethernet
Salah satu hal yang paling penting untuk komputer yang akan digunakan sebagai LTSP client adalah memiliki NIC yang mendukung PXE Boot, jika tidak sebagai alternatif dapat menggunakan PXE Emulator (room-o-matic). berikut langkah demi langkah konfigurasi K12Linux F10 sebagai LTSP server Live.

Dengan menggunakan Live-USBcreator atau UNetbootin  transfer image ke flashdisk, jika telah selesai langkah selanjutnya adalah boot dari usb-flashdisk di komputer yang telah dipersiapkan sebagai LTSP server

Login ke Live System
Live System Siap Digunakan
Konfigurasi Network Interface Card (NIC) yang akan digunakan, karena disini hanya menggunakan 1 buah NIC maka akan digunakan eth0, System > Administartion > Network


Tambahkan eth0 kedaftar perangkat, klik New


Pilih Ethernet Connect, klik Forward


 Pilih NIC yang akan digunakan, (disini eth0)


Dibagian Configure Network Settings, pilih Statically set IP Addresses dan biarkan kosong (tidak perlu di isi),
klik Forward


Setelah menambahkan perangkat, maka secara otomatis eth0 akan terdaftar di Devices, klik Edit  untuk mengecek ulang konfigurasi


 Pastikan untuk tidak mengaktifkan opsi Controlled by NetworkManager (uncheck)

Jalankan Terminal, Application > System Tools > Terminal
$su -
#gedit /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0


Tambahkan BRIDGE=ltspbr0 pada baris akhir berkas ifcfg-eth0 pilih Save (simpan)


Lanjutkan kesettingan berikutnya :
#ifdown eth0
Jika menghasilkan pesan "device eth0 is not a slave of ltspbr0" abaikan, lanjutkan
#ifup eth0
Lakukan pengecekan untuk  memastikan NIC yang sudah dipilih sebelumnya eth0 
telah terhubung dengan  ltspbr0
#brctl show
pastikan keluaran dari perintah diatas telah sesuai seperti pada gambar dibawah ini 


Langkah selanjutnya adalah menambahkan user yang akan digunakan oleh LTSP client, System > Administartion > Users & Groups :



Setelah semuanya selesai langkah terakhir adalah mencoba LTSP di komputer client :
Pada komputer client Setting agar Boot dari Network (PXE).

Proses Boot dari Network disisi Client
Sampai disini Selesai,,,, mudah kan kawan  :)

Semoga dapat menambah sedikit pengetahuan kita bersama, mengenai dunia open source ;)

lebih lanjut mengenai K12Linux F10 : https://fedorahosted.org/k12linux/

No comments:

Post a Comment