Wednesday, September 22, 2010

Installasi Oracle 10g eXpress Edition di GNU/Linux Ubuntu

Oracle express edition atau disingkat Oracle XE adalah oracle database versi free dari Oracle Corporation, yang dapat dipakai secara gratis (tanpa membayar), tentunya dengan beberapa batasan :D, Selain gratis oracle Express Edition juga bagus buat belajar database oracle soalnya ngak berat, hampir sama dengan MySQL.

Versi tertinggi dari Oracle XE yang saya download saat menulis artikel ini adalah Oracle XE versi 10.2.0.1. Untuk mendownload installer nya kunjungi website resmi Oracle
Sebelum bisa mendownload, kita diharuskan untuk login terlebih dahulu, bagi yang belum memiliki account nya bisa mendaftar terlebih dahulu (tenang aja gratis kok :D ), dan caranya gampang seperti membuat akun facebook atau e-mail.


Terdapat 3 versi untuk file installer Oracle Express edition
- Windows dengan format EXE
- GNU/Linux turunan Debian dengan format DEB
- GNU/Linux turunan Redhat dengan format RPM
Sayangnya untuk distribusi Linux lainnya belum tersedia T_T

Cukup download Oracle Database 10g Express Edition (Universal) saja, tidak perlu mendownload Oracle Database 10g Express Client, kecuali anda berniat mengakses secara remote Oracle Database 10g Express Edition (Server). Kita juga tidak perlu menginstall  Oracle Database 10g Express Client di komputer yang telah terinstall  Oracle Database 10g Express Edition

Untuk Ubuntu Download yang format .deb, jalankan file installernya, bisa menggunakan perintah dpkg -i atau double click file installer  melaui Nautilus Explorer. Proses ini akan memakan waktu agak lama, tergantung dari spesifikasi komputer yang digunakan.


Setelah proses installasi selesai langkah selanjutnya adalah konfigurasi Oracle XE Database Server,  masuk keterminal lalu ketikan perintah berikut

sudo /etc/init.d/oracle-xe configure

Di sini kita akan dipandu untuk menentukan beberapa hal yang diperlukan,
  • Menentukan port HTTP yang akan digunakan untuk mengakses Oracle XE Server, jika anda bingung memilih port mana yang akan digunakan cukup tekan enter (secara otomatis akan menggunakan port standar 8080)
  • Menentukan port listener, atau port yang digunakan untuk koneksi ke JDBC Oracle, jika anda bingung memilih port mana yang akan digunakan cukup tekan enter (secara otomatis akan menggunakan port standar 1521)
  • Menentukan password untuk SYS dan SYSTEM atau kalau di MySQL lebih dikenal dengan istilah ROOT, pilih password yang aman dan mudah diingat.
  • Langkah akhir adalah menentukan, apakah Oracle Database 10g Express Edition akan dijalankan pada waktu boot (startup) atau tidak, cukup tekan Y atau N, jika sudah kita tinggal menunggu proses konfigurasi selesai.


    Jika sudah selesai kita dapat langsung mengakses iSQLPlus (antar muka berbasis web untuk mengakses Oracle Database) via web browser melalui http://127.0.0.1:8080/apex (8080 merupakan port yang sebelumnya telah ditentukan, sesuaikan dengan konfigurasi anda) atau melalui menu yang disediakan.


    Untuk Login gunakan username SYS atau SYSTEM, dan password yang telah ditentukan sebelumnya.


    Selamat Mencoba, dan semoga Berhasil ;)

    >>sumber

    1 comment:

    1. Saya tertarik dengan tulisan Anda. Oracle adalah salah satu perusahaan multinasional yang bergerak di bidang teknologi komputer atau yang biasa disebut sebagai Oracle Corporation. Sudah banyak pula produk yang dihasilkan oleh Oracle Corporation dan telah dipakai oleh perusahaan-perusahaan besar di seluruh dunia. Saya juga mempunyai informasi mengenai Oracle dan pendaftaran kursus Oracle yang bisa Anda kunjungi di http://lpug.gunadarma.ac.id/sertifikasi/

      ReplyDelete